ACEH TENGGARA — Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara melaksanakan Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) Semester I Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya mengevaluasi dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat, (19/8/2026).
Penilaian tersebut dilaksanakan pada 3 hingga 13 Agustus 2026 bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara. Kegiatan dilakukan melalui pemaparan dan diskusi masing-masing Puskesmas, dengan agenda dua Puskesmas dalam satu hari. Setiap sesi berlangsung selama sekitar dua jam 30 menit.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara, Rosita Astuti, S.SiT., M.Kes, menjelaskan bahwa PKP merupakan alat ukur sekaligus proses evaluasi berkala untuk menilai tingkat efektivitas dan efisiensi serta mutu pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Puskesmas.
“Penilaian ini menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana kinerja Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” demikian disampaikan dalam laporan hasil PKP Dinas Kesehatan Aceh Tenggara.
Dalam PKP, terdapat sejumlah aspek yang menjadi fokus penilaian, meliputi cakupan pelayanan program kesehatan, manajemen kegiatan Puskesmas, serta mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Selain mengukur capaian kinerja selama satu tahun, PKP juga bertujuan menemukan akar permasalahan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas. Hasil penilaian tersebut selanjutnya dapat menjadi acuan dalam penyusunan Rencana Usulan Kegiatan (RUK) dan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) pada tahun berikutnya, sekaligus melengkapi dokumen persyaratan akreditasi Puskesmas.

Dari hasil penilaian PKP Semester I Tahun 2026, sebanyak 10 Puskesmas di Kabupaten Aceh Tenggara masuk dalam kategori baik.
Kesepuluh Puskesmas tersebut yaitu:
• Puskesmas Naga Timbul
• Puskesmas Lawe Sigala-gala
• Puskesmas Kota Kutacane
• Puskesmas Tanoh Alas
• Puskesmas Deleng Pokhisen
• Puskesmas Biak Muli
• Puskesmas Ngkeran
• Puskesmas Lawe Sumur
• Puskesmas Leuser
• Puskesmas Mamas
Dinas Kesehatan berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Puskesmas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, baik dari sisi program, manajemen maupun pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Masuk dalam 10 besar dengan kategori baik diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan ke depannya dan menjadi motivasi bagi Puskesmas yang masih belum masuk kategori baik,” demikian harapan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara, Rosita Astuti.
Hasil PKP ini diharapkan tidak hanya menjadi capaian administratif, tetapi juga menjadi pijakan nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat serta perencanaan strategi Puskesmas di Kabupaten Aceh Tenggara ke depan.
(Syafri Selian)































