Menusia dan Kewajiban Moral Tanpa Batas dalam Menjaga Keberlangsungan Peradaban

JAKARTA NEWSLINE

- Redaktur

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:05 WIB

5087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Kapolda Riau
Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M. Hum.

Pekanbaru, – Filsuf Jerman Immanuel Kant menyampaikan gagasan bahwa manusia merupakan bagian tak terpisahkan dari alam.

Status manusia sebagai makhluk yang memiliki rasionalitas lebih tinggi dibanding tidak mengubah kenyataan tetap merupakan bagian dari alam, tidak terpisah darinya. Dengan demikian, posisi manusia dalam alam harus dipahami sebagai bagian dari keseluruhan ekosistem yang lebih luas, bukan sebagai penguasa mutlak.

ADVERTISEMENT

Jakarta Newsline Banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam diskusi santai bertema Hello Green Movement bersama anak-anak muda Partai Hijau Riau di Hutan Kota Pekanbaru, Minggu (18/1/2026), saya menyampaikan bahwa manusia harus menekan egonya untuk mengeksploitasi alam demi memenuhi kebutuhan.

Paradigma homo ekologi cus ini merupakan antitesis dari pemikiran homo economicus yang mendominasi dunia selama beberapa dekade belakangan.

Homo economicus memandang alam sebagai sumber daya yang dapat dan boleh dieksploitasi demi memenuhi kebutuhan manusia.

Paradigma homo economicus sejatinya tidak cuma merusak alam, tetapi juga krisis spiritual mendalam.

Hal ini tak lain karena manusia jadi terasing dari alam yang notabene merupakan bagian tak terpisahkan dari eksistensi manusia itu sendiri.

Karenanya, sebagai bagian tak terpisahkan dari alam, manusia pun sejatinya memiliki ecological imperatives alias kewajiban moral tanpa batas untuk melindungi dan melestarikan alam serta lingkungan.

Tidak ada alasan bagi manusia dalam setiap kegiatannya, terutama aktivitas ekonomi dan politik, untuk tidak memprioritaskan perlindungan dan keberlangsungan alam yang lestari.

Manusia hidup berdampingan dengan alam.

Satu pohon tidak bisa dilihat semata sebagai makhluk hidup lain, tetapi juga merupakan masa depan bagi umat manusia, khususnya Riau dan Indonesia.

Harapan ini tidak bisa dilihat sekarang, tetapi lima atau sepuluh tahun mendatang.

Manusia harus membuang ego untuk menghabiskan hasil bumi sebanyak-banyaknya.

Kewajiban moral ini tidak hanya berdiam dalam diri, tetapi mesti bertransformasi menjadi kebiasaan yang membentuk karakter. Karakter untuk mencintai lingkungan tanpa batas ini merupakan tanggung jawab manusia sebagai hewan yang punya akal yang bisa hidup berdampingan dengan alam.

Jika dilihat lebih dalam, karakter ini sebenarnya sudah dimiliki oleh masyarakat Riau (Tunjuk Ajar).

Lihat saja syair-syair maupun pantun yang hidup di tengah masyarakat Riau, semuanya berkaitan dengan pohon dan lingkungan.

“Jadilah pohon yang kuat dengan batang yang kuat untuk tempat bersandar, dahan yang kuat untuk bergantung, daun yang lebat untuk berlindung.”

Hutan Kota Pekanbaru, 18 Januari 2026

Sumber: Humas Polda

(Ros.H)

Berita Terkait

Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polsek Tapung Hilir Bina Petani Sukseskan Ketahanan Pangan Kampar
Praktisi Hukum Nilai Walikota Tanjungbalai dan BKPSDM Tutup Mata Terhadap ASN yang Diduga Berpoligami Tanpa Izin
Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Tes Urine Mendadak Pegawai, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba
Viral Dugaan Pemilik Dapur MBG di Ogan Ilir Keluarkan Kata Tak Pantas, Publik Geram
Lapas Binjai Raih Peringkat II Penilaian Ombudsman RI 2025, Kalapas Wawan Irawan Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Giatja Lapas Narkotika Pematangsiantar Dan Peserta Magang Kemnaker Melaksanakan Pelatihan aplikasi Pupuk Organik Cair dari Sampah Sisa Sayur kepada WBP
Terima Challenge Tanam Pohon dari Kapolda, Siswa SMA Riau Dapat SIM Gratis
Bea Cukai Amankan 160 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Setengah Triliun Rupiah di Pekanbaru

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:13 WIB

Online Casino Danger Signs Skilled Users Should Notice

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:12 WIB

Online Casino Threat Indicators Skilled Bettors Should Identify

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:12 WIB

Online Casino Risk Signs Veteran Bettors Should Recognize

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:11 WIB

Online Casino Danger Signals Experienced Players Should Spot

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:08 WIB

Online Casino Risk Indicators Veteran Bettors Should Notice

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:53 WIB

Online Casino Danger Indicators Veteran Bettors Should Notice

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:52 WIB

Online Casino Danger Indicators Experienced Players Should Identify

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:49 WIB

Behind Online Casino Odds: RTP, Volatility and Actual Value

Berita Terbaru

REGIONAL

Online Casino Danger Signs Skilled Users Should Notice

Kamis, 16 Jul 2026 - 17:13 WIB

REGIONAL

Online Casino Risk Signs Veteran Bettors Should Recognize

Kamis, 16 Jul 2026 - 17:12 WIB

REGIONAL

Online Casino Danger Signals Experienced Players Should Spot

Kamis, 16 Jul 2026 - 17:11 WIB

REGIONAL

Online Casino Risk Indicators Veteran Bettors Should Notice

Kamis, 16 Jul 2026 - 17:08 WIB